Pesan Pemimpin Area (September 2023)

Pentingnya Memiliki Rekomendasi Bait Suci

Kita dapat menunjukkan kepada Tuhan bahwa kita mengasihi Dia dengan memenuhi syarat bagi rekomendasi bait suci dan membawanya.

Penatua Stephen Chee Kong Lai
Penatua Stephen Chee Kong Lai Dari Tujuh Puluh

Pada beberapa kesempatan Penatua Dieter F. Uchtdorf telah berbagi dengan para anggota Gereja dua benda yang selalu dia bawa di sakunya: rekomendasi bait sucinya dan salinan pamflet “Untuk Kekuatan Remaja” miliknya (“2 Items President Uchtdorf Always Carries With Him,” LDS Living, 16 Desember 2007). Sebagai anggota Gereja, apakah kita juga memiliki rekomendasi bait suci di saku, dompet, tas tangan, atau di tempat yang dapat kita lihat dengan mudah?

Mengapa begitu penting bahwa kita hendaknya memiliki rekomendasi bait suci yang masih berlaku? Presiden Howard W. Hunter menjelaskan, “Adalah hasrat terdalam hati saya agar setiap anggota Gereja layak memasuki bait suci. Akan menyenangkan Tuhan jika setiap anggota dewasa akan layak untuk—dan membawa—rekomendasi bait suci yang masih berlaku (Howard W. Hunter, “Exceeding Great and Precious Promises,” Ensign, November 1994, 8). Kita dapat menunjukkan kepada Tuhan bahwa kita mengasihi Dia dengan memenuhi syarat bagi rekomendasi bait suci dan membawanya.

Selain itu, Tuhan mengharapkan kita mencerminkan kemurnian dan kekudusan-Nya dalam kehidupan saleh kita. Dia murni, kudus, dan demikian juga bait suci-Nya, dan menjadi layak untuk rekomendasi bait suci menunjukkan kepada Tuhan bahwa kita berusaha untuk menjalani kehidupan yang kudus. Penatua Ronald A. Rasband mengajarkan bahwa “Rekomendasi bait suci Anda mencerminkan niat rohani yang dalam, bahwa Anda berusaha untuk mengamalkan hukum-hukum Tuhan dan mengasihi apa yang Dia kasihi: kerendahhatian, kelembutan hati, ketabahan, kasih amal, keberanian, belas kasih, pengampunan, dan kepatuhan. Anda memastikan komitmen diri Anda sendiri terhadap standar-standar itu ketika Anda menandatangani dokumen sakral itu. Rekomendasi bait suci Anda membuka gerbang surga bagi Anda dan orang lain dengan ritus dan tata cara yang memiliki makna kekal” (Ronald A. Rasband, “Direkomendasikan kepada Tuhan,” Liahona, November 2020, 23).
 


“Rekomendasi bait suci Anda mencerminkan niat rohani yang dalam, bahwa Anda berusaha untuk mengamalkan hukum-hukum Tuhan dan mengasihi apa yang Dia kasihi: kerendahhatian, kelembutan hati, ketabahan, kasih amal, keberanian, belas kasih, pengampunan, dan kepatuhan. Anda memastikan komitmen diri Anda sendiri terhadap standar-standar itu ketika Anda menandatangani dokumen sakral itu. Rekomendasi bait suci Anda membuka gerbang surga bagi Anda dan orang lain dengan ritus dan tata cara yang memiliki makna kekal”

Ronald A. Rasband

Sejak menjadi Presiden Gereja, Presiden Russell M. Nelson telah menekankan pentingnya pembangunan bait suci, kelayakan bait suci, dan peribadatan bait suci di setiap konferensi umum. Dia mengungkapkan pikiran dan kehendak Tuhan kita, Yesus Kristus. Janganlah kita mengabadikan sikap santai dalam mengabaikan permohonan terus-menerus Tuhan kepada kita untuk menjadi layak bagi bait suci.

Presiden Nelson telah menasihati kita bahwa, “Bait suci terletak di pusat penguatan iman dan keteguhan rohani kita karena Juruselamat dan doktrin-Nya adalah inti dari bait suci. Segala sesuatu yang diajarkan di bait suci, melalui petunjuk dan melalui Roh, meningkatkan pemahaman kita tentang Yesus Kristus. Tata cara esensial-Nya mengikat kita kepada-Nya melalui perjanjian imamat yang sakral. Kemudian, sewaktu kita menepati perjanjian kita, Dia memberkahi kita dengan kuasa penyembuhan dan penguatan-Nya. Oh, betapa kita akan membutuhkan kuasa-Nya di hari-hari mendatang” (Russell M. Nelson, “Bait Suci dan Landasan Rohani Anda,” Liahona, Oktober 2021, 93−96).

Pentingnya Memiliki Rekomendasi Bait Suci

Bagaimana jika Anda merasa tidak layak untuk rekomendasi bait suci? Temui uskup atau presiden cabang Anda tanpa penundaan. Bagaimana jika Anda tidak merasakan urgensi untuk mendapatkan rekomendasi bait suci? Berdoalah dengan sungguh-sungguh kepada Bapa Surgawi Anda untuk menerangi hati dan pikiran Anda agar memiliki hasrat untuk pergi ke bait suci dan menemui uskup atau presiden cabang Anda tanpa penundaan. Bahkan jika Anda tidak memenuhi syarat untuk rekomendasi bait suci setelah menemui pemimpin imamat Anda, jangan merasa putus asa. Bersukacitalah bahwa Anda telah memulai awal yang baru sewaktu Anda bekerja menuju pertobatan Anda, dibimbing untuk kembali berjalan di jalan perjanjian.

Presiden Nelson selanjutnya menasihati bahwa, “Kelayakan individu untuk memasuki rumah Tuhan membutuhkan banyak persiapan rohani individual. Tetapi dengan bantuan Tuhan, tidak ada yang mustahil. … Pekerjaan persiapan seperti itu mendatangkan berkat yang tak terhitung jumlahnya dalam kehidupan ini dan berkat yang tak terbayangkan bagi kehidupan yang akan datang, termasuk kelanjutan unit keluarga Anda di sepanjang segala kekekalan dalam ‘keadaan kebahagiaan yang tak pernah berakhir’” (Mosia 2:41; Russell M. Nelson, “Ceramah Penutup,” Liahona, November 2019, 121−122).

Tanpa rekomendasi bait suci, seseorang hanya dapat mengagumi bangunan bait suci yang indah dari luar tetapi tidak pernah dapat memahami rencana kebahagiaan ilahi Bapa Surgawi kita. Ketika kita berada di dalam bait suci Tuhan, kita dapat merasakan kemuliaan, kasih, kedamaian, kuasa, dan kehadiran-Nya. Dalam bait suci kita dapat mengeklaim janji-janji yang Dia buat kepada para muridnya, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (Yohanes 14:27). Berkat-berkat seperti itu adalah untuk kita alami dan berada di luar jangkauan kekayaan duniawi apa pun.

Juruselamat mengundang kita masing-masing ke rumah kudus-Nya. Permohonan-Nya kepada kita adalah selalu hari ini, langsung, segera, dan sekarang. Jadilah layak akan dan milikilah rekomendasi bait suci, kemudian datanglah ke bait suci kudus-Nya dan dapatkan berkat-berkat kekal Anda. Semoga kita menerima undangan-Nya untuk berlari ke arah-Nya dengan bergegas dan senang hati.