Pesan Pemimpin Area

Sewaktu kita berperan serta dalam pekerjaan keselamatan setiap hari dengan cara yang kecil dan sederhana, saya berjanji bahwa hati Anda akan dipenuhi sukacita, dan Anda akan bersukacita di dalam Allah Anda.
Dewasa ini, kita dapat memiliki pengalaman yang sama seperti Elia yang merasakan dan mendengar Pembebasnya melalui suara angin sepoi-sepoi basa.
Kita semua datang dan mengambil sakramen untuk mengingat Pendamaian Putra Allah dan untuk bersaksi akan kesediaan kita untuk mengambil ke atas diri kita nama-Nya.
Kita dapat menjangkau semua orang dalam kasih, berbagi iman kita, dan mengundang mereka untuk berperan serta bersama kita. Sewaktu teman-teman kita datang ke Gereja, kita dapat membantu mereka menemukan hubungan dan merasa menjadi bagian dari sekelompok teman.
Semoga kita semua menemukan sukacita yang berasal dari pelayanan sakral menyambut para anggota kita yang baru dan yang kembali ke pertemuan sakramen, di mana mereka dapat merasakan kasih Juruselamat.
Sebagai murid Yesus Kristus, kita dapat menyampaikan undangan penuh kasih kepada teman-teman dan semua anggota yang hilang yang kita kenal dan kasihi, untuk datang ke pertemuan sakramen di mana kita semua dapat merasa dikasihi dan membangun iman dalam Yesus Kristus.
“Pertemuan sakramen merupakan kesempatan istimewa untuk menjadi dekat dengan Juruselamat. Untuk memanfaatkan sebaik mungkin pengalaman ini, apa yang dapat kita lakukan untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi?”
“Menjadi umat perjanjian adalah sebuah privilese, namun juga sebuah tanggung jawab. Itu adalah sebuah tanggung jawab dengan berkat-berkat besar yang dijanjikan.”
“Kita berupaya untuk mengumpulkan anak-anak Allah agar Dia dapat memberkati mereka. Kita ingin melakukan demikian dalam suatu cara di mana setiap orang merasa disambut, dihargai, dan dikasihi. Begitu banyak teman kita, baik di dalam dan di luar Gereja, memerlukan bantuan.”
“Ketika Anda mengajari anak-anak Anda untuk menepati janji-janji sederhana ketika mereka masih muda, ini akan menentukan pola yang akan memberdayakan mereka untuk menepati perjanjian-perjanjian kudus di kemudian hari dalam kehidupan.”
“Meskipun kita berutang kepada Juruselamat kita utang kekal yang tidak akan pernah dapat dilunasi, yang Dia minta dari kita hanyalah agar kita mengasihi Allah, menaati perintah-perintah-Nya, dan mengembangkan kasih untuk semua orang.”
Ketika kita meniru Yesus Kristus dengan tindakan kasih dan pelayanan, Allah melimpahkan berkat-berkat ke atas diri kita. Menjalankan iman kepada Yesus Kristus adalah kasih dalam tindakan. Inilah inti dari kehidupan yang penuh sukacita.