Pesan Pemimpin Area

Kita dapat bergabung dengan Presiden Nelson dalam mengucapkan doa rasa syukur kita sendiri dan bersyukur atas apa yang kita miliki, alih-alih berfokus pada apa yang tidak kita miliki.
“Sewaktu kita bergabung dengan nabi kita dalam merenungkan makna baru ini dan menemukan cara-cara untuk menerapkan definisi ini dalam kehidupan kita sehari-hari, kita akan menemukan tingkat baru akan kebahagiaan dan kedamaian di dalam Kristus. Pikirkan bersama saya tiga cara untuk [mem-]‘Perkenankan Allah Berjaya’ dalam kehidupan kita.”
“Kita adalah para saksi zaman modern akan penggenapan penuh kuasa dari persiapan kenabian Allah bagi umat-Nya oleh mereka yang Dia panggil sebagai Nabi, Pelihat, dan Pewahyu.”
Kita dapat menjadikan rumah kita masing-masing sebuah rumah iman dengan memercayai kebaikan Allah dan memercayai bahwa dengan mengamalkan asas-asas Injil kita dapat hidup dalam kedamaian dan keamanan rohani terlepas dari kesulitan-kesulitan duniawi.
Sementara banyak dari kepercayaan kita itu sama, beberapa darinya berbeda. Dan memahami perbedaan itu dapat memberi perspektif yang penting yang akan memperkuat iman kita dan memberi arahan dalam kehidupan kita.
Ini adalah harta kebenaran yang akan menuntun siapa pun yang membacanya dengan ketulusan kepada Juruselamat kita.
Pelayanan kita adalah untuk membantu orang lain memiliki kesempatan untuk merasakan dorongan dari Roh Kudus, sehingga memperkenankan mereka untuk bertindak bagi diri mereka dan berjalan di sepanjang jalan perjanjian.
Kita akan memiliki pengetahuan dan kuasa Allah untuk membantu kita membawa berkat-berkat dari Injil Yesus Kristus yang dipulihkan kepada setiap bangsa, kaum, bahasa, dan orang-orang dan untuk mempersiapkan dunia bagi Kedatangan Kedua Tuhan.
Presiden Russell M. Nelson menjelaskan bahwa “Musuh meningkatkan serangannya terhadap iman dan kepada kita dan keluarga kita pada tingkat yang lebih cepat. Untuk berhasil melaluinya secara rohani, kita perlu rencana yang penuh strategi melawan dan rencana proaktif.”
Ketika kita Melayani, kita mewakili Yesus Kristus dan bertindak sebagai juru kuasa-Nya untuk mengawasi, mengangkat, dan menguatkan mereka yang ada di sekitar kita.
Untuk mencapai Pelayanan yang bermakna dan berhasil, para pemimpin hendaknya melakukan wawancara Pelayanan yang terilhami dengan kerendahhatian, kasih, dan iman kepada Tuhan.
Sewaktu kita menyanyikan sebuah lagu pujian dalam persiapan untuk mengambil lambang-lambang, liriknya dapat menjadi bagian komitmen perjanjian kita.